RSS

Selayang Pandang SMP Negeri 3 Kalibagor

PROFIL SEKOLAH

Visi Sekolah:

  • ULAMA PETIR (Unggul Layanan Mutu Akademik Non Akademik Perilaku Terdidik Berdasarkan Iman Rasio Dan Rasa)

Misi Sekolah: dsc04465

  1. Menumbuhkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang maha Esa agar terbentuk generasi penerus yang berakhlak mulia
  2. Mewujudkan proses pembelajaran, bimbingan dan kepelatihan secara efektif dan efisien.
  3. Mendorong dan membantu siswa untuk mengenali potensi diri, memahami lingkungan dan dapat merencanakan masa depan yang lebih baik dan mandiri.
  4. Membentuk sikap dan kepribadian luhur yang berpedoman pada nilai-nilai budaya bangsa.
  5. Menumbuhkan semangat belajar dan bekerja secara intensif kepada seluruh warga sekolah untuk berprestasi.

Read the rest of this entry »

 
31 Comments

Posted by on October 27, 2008 in Uncategorized

 

Tags: , , , , , , ,

Kontingen LT 3 Kwarran Kalibagor 2016

Selamat Jalan Kontingen Putera dari Gudep SMP Negeri 3 Kalibagor

DSC_0051

Selamat Jalan Kontingen Puteri dari Gudep SMP Negeri 3 Kalibagor

DSC_0054

Tim Penjemputan siap Membawakan Pulang Terbaik 1 Pentas Seni Gejog Lesung

DSC_0005DSC_0021

 

Mengintip Peserta In Action

 

 
Leave a comment

Posted by on March 15, 2017 in Uncategorized

 

Sinopsis Cerita dalam Penampilan Opera Mini Berjudul LEGENDA TULARAN SUNGAI KLAWING DAN SERAYU THE MYSTIC POWER OF GEJOG LESUNG

LEGENDA TULARAN SUNGAI KLAWING DAN SERAYU

THE MYSTIC POWER OF GEJOG LESUNG

(THE SYNOPSIS)

Siswa-siswi SMP Negeri 3 Kalibagor menampilkan sebuah opera mini tentang Jaman Pewayangan. Cerita ini dihimpun dari kisah-kisah yang dituturkan turun temurun oleh masyarakat sekitar Lembah Pertemuan Sungai Klawing dan Serayu yang berlokasi di perbatasan Kecamatan Somagede, Kemangkon dan Kalibagor tepatnya Grumbul Tularan Desa Suro Kecamatan Kalibagor. Cerita ini menyebar di wilayah sekitarnya yaitu Desa Suro itu sendiri, Pajerukan, Kalibagor, Srowot, Kaliori, Petir dan Kalicupak di Wilayah Kecamatan Kalibagor serta Wilayah Kecamatan Somagede bagian bawah (lembah Sungai Serayu dan Kemangkon bagian barat). Hal ini ditandai dengan beberapa wilayah tersebut memiliki situs-situs yang dikaitkan dengan dunia pewayanagan, diantaranya adalah Tuk Bima Lukar yang ada di daerah Dieng, Tlepak Bima yang ada di Somagede, Lingga Yoni (Situs Kelamin Begawan Durna) di Kemangkon dan Tularan dan Suakan Semar di Kalibagor.

Diceritakan bahwa kejadian dalam cerita ini berada di perbatasan antara Astina dan Amarta, membentang dari Lembah Bantarori, Tularan sampai Suakan Semar.

Atas perintah Prabu Duryudana, pasukan Kurawa yang dipimpin oleh Patih Sangkuni membuat Sungai Klawing untuk tujuan keamanan, pertanian dan wisata. Kurawa yang berjumlah 100 orang dibantu oleh masyarakat Astina menggali sungai dari Lereng Gunung Slamet sampai Laut Selatan yang diberi nama Kali Klawing. Segenap usaha, peralatan, kendaraan tempur yang berupa kuda-kuda pilihan berpelana mewah diterjunkan. Masyarakat berpartisipasi dengan membantu semua pekerjaan kasar penggalian, menyediakan aneka makanan minuman dari teh, kopi, bajigur dan jembawuk hingga arak yang memabukkan untuk logistik pekerjaan. Para wanita serta manula menyanyi serta menari dengan menabuh lesung, mengumandangkan irama-irama gejog lesung dengan rangkaian nada sejenis beatbox, menghidupkan suasana pekerjaan baik siang maupun malam. Hingga banyak peralatan dan perhiasan putera-putera Kurawa yang tercecer tertinggal di lembah Sungai Klawing.

Ditengah-tengah pekerjaan mereka, beberapa putera Kurawa ada yang melihat Bima (Wrekudara) sedang melakukan pekerjaan serupa yaitu membuat Kali Serayu dari Tuk Bima Lukar di daerah Dieng sampai Laut Selatan juga. Dinamakan Tuk Bima Lukar karena, mulai di tempat tersebut Bima melepas semua pakaiannya (lukar), dan mulai membajak tanah menjadi sungai dengan alat kelaminnya. Ia dibantu oleh Dewi Woro Srikandhi yang berjalan mundur di depannya dengan menyingsingkan kain jarit yang ia pakai untuk memotivasi bajak milik Bima. Mereka ditemani pula oleh Punakawan Semar sebagai penasehat dan Bawor, Petruk dan Gareng sebagai pembantu serta penghiburnya.

Karena para Kurawa merasa capai dan melakukan pekerjaannya lebih lambat dibanding Bima yang bekerja seorang diri, mereka berinisiatif untuk menularkan sungai yang mereka buat dengan sungai yang dibuat Bima. Bersatunya dua sungai besar Serayu dan Klawing berada di Dusun Tularan, Desa Suro, Kecamatan Kalibagor.

Sampai sekarang, diyakini perhiasan emas pada pakaian Kurawa dan pelana kuda tunggangannya yang tercecer masih berserakan tertimbun endapan sedimen Lembah Sungai Klawing. Batu-batu mulia yang digali dari bawah tanah jaman paleolitikum dan tertinggal menjadi batu akik dengan kualitas yang tak ada duanya, gemerlap, kharismatik dan berpamor bak intan permata .

Siapa saja, yang bisa ngidung dan diterima ia akan menemukan emas yang terkubur bermunculan ke permukaan, namun tidak boleh menangkap ikan-ikan truna yang menjaganya, dengan iringan gejog lesung yang ada suara tapi tanpa rupa yang terdengar sayup-sayup sampai kejauhan. Semoga menjadi pengetahuan bagi pemirsa. Sekian.

 
Leave a comment

Posted by on January 18, 2017 in Uncategorized

 
Image

SMPN 3 Kalibagor awaken the lost mystic tradition of Gejog Lesung

dsc_0075

dsc_0053

dsc_0051

dsc_0046

dsc_0030

dsc_0027Gejog lesung sebagai tradisi yang telah punah dihidupkan kembali oleh SMP Negeri 3 Kalibagor.

Adalah LT III Gerakan Pramuka yang diadakan Kwarcab Banyumas di Bumi Perkemahan Baturraden dan SMP Education Fair di Taman Kota Andhang Pangrenan Purwokerto sebagai Wahana tampilan. Bahkan Tim Gejog Lesung ini menyabet Penampilan Pentas Seni Terbaik pada ajang tersebut.

 
Leave a comment

Posted by on January 18, 2017 in Uncategorized

 

DAGELAN BOCAH PETIR

ditulis oleh

*)Husein Al Baqi

Pentas seni akhir tahun pelajaran2010-2011  SMP Negeri 3 Kalibagor. Kegiatan ini  menjadi program sekolah bidang kesiswaan sebagai realisasi pembinaan kegiatan ekstrakurikuler. Program kesiswaan dalam bidang  kesenian untuk menampung dan mengembangan bakat dan minat siswa.   Pengembangan diri  siswa dalam  seni tari , karawitan, music yang dilaksanakan dalam satu minggu sekali diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu sekolah dalam bidang non akademik. Ketercapian pembinaan kesenian dalam satu tahun, dipentaskan dalam perpisahan kelas IX. Acara ini  yang dilaksanakan pada tanggal diisi oleh siswa dan guru.
Dagelan Bocah Petir yang menggunakan dialek ala Peang Penjol cukup menarik perhatian. Kelompok dagelan ini dibawah binaan Sugiman,S.Pd
Regu paduan suara siswi SMP Negeri 3 kalibagor di bawah binaan Supriyono dan Drs, Mardiyono turut serta dengan menyayikan lagu Mars SMP Negeri 3 kalibagor. Dalam acara ini juga menampilkan kreasi tarian tradisional setempat lengger Banyumasan dan tarian kreasi sebagai apresian budaya lokal dan nasional dibawah binaan Eni Kustini

Penampilan Musik band binaan Darmuji kegiatan yang paling favorit diminati oleh siswa, menambah susana menjadi meriah.

Kesuksesan acara ini berkat dukungan seluruh warga sekolah, semoga SMP Negeri 3 Kalibagor
.

 
1 Comment

Posted by on September 26, 2013 in Uncategorized

 

Berita Terkini – Horeee… Radio Sekolah kita On Air lageeeee…!!!

Alhamdulillah… setelah sekian lama absen dari udara, radio sekolah kiita spentrika tercinta udah on air alias siaran lagi bro…sis…. Nih gelombang barunya:

88,70 FM

jangan lupa….simak ya para sahabat pelajar!!!! lagu-lagunya kereeeen abis. Selamat mendengarkan. stttt….jangan lupa partisipasi di chat sms-nya ya!!!!

 
1 Comment

Posted by on September 2, 2012 in Uncategorized

 

In Memoriam Pak Pandu

Pandu Widjajanto, S.Pd. atau lebih akrab dipanggil Pak Pandu, Kak Pandu, atau Pak PeWe adalah sesosok pria yang selalu tampil ceria. Beliau menjabat Kepala SMP Negeri 3 Kalibagor sejak 2001 – 2004. Dengan kelihaiannya, beliau mampu mengantarkan SMP Negeri 3 Kalibagor sebagai sekolah kecil tapi “minthel” (berkualitas, berprestasi dan memiliki daya saing), begitulah beliau sering berujar. Kini sekolah ini telah berhasil menerapkan berbagai kemajuan atas inisiatif dan prakarsa beliau yang kemudian diteruskan oleh Bapak Sunaryo, M.M, Drs. Tohir, Drs. Agus Sumbodo, Choeron, S.Ag.(Alm), Almisbah Chusudur, S.Ag. dan Alfa Kristanti, S.Pd. Sekolah ini telah mampu melesak untuk lebih berprestasi lagi dalam berbagai bidang. Namun, berliau Kak PeWe, telah meninggalkan semua, teriring doa seluruh keluarga besar SMP Negeri 3 Kalibagor menghadap Sang Pencipta pada pukul 19.35, hari Minggu tanggal 27 Mei 2012 pada usia 61 tahun. Selamat Jalan Sobat, Terimakasih atas jasa-jasamu. Namamu tercatat indah dengan tinta emas di lubuk hati SMP Negeri 3 Kalibagor.

 
Leave a comment

Posted by on May 28, 2012 in Uncategorized

 

Kilas Balik Kunjungan 2010

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads Fresher than ever.

Crunchy numbers

Featured image

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 1,800 times in 2010. That’s about 4 full 747s.

 

In 2010, there was 1 new post, growing the total archive of this blog to 3 posts.

The busiest day of the year was November 25th with 55 views. The most popular post that day was Selayang Pandang SMP Negeri 3 Kalibagor.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were dindikbanyumas.net, google.co.id, search.conduit.com, smpn1baturaden.wordpress.com, and mail.yahoo.com.

Some visitors came searching, mostly for smp negeri 3 kalibagor, smp n 3 kalibagor, radio sekolah, smpn3kalibagor, and syarat kenaikan kelas smp.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

Selayang Pandang SMP Negeri 3 Kalibagor October 2008
19 comments

2

KTSP SMP Negeri 3 Kalibagor December 2008
3 comments

3

Radio Sekolah May 2009
6 comments

4

Bahasa Inggris July 2009
7 comments

5

Mampir dong October 2008
16 comments

 
Leave a comment

Posted by on January 10, 2011 in Uncategorized